Anda akan memiliki Berat Badan Ringan di kota tertentu (Taukah Anda)

Percaya atau tidak jika anda berbeda kota maka beda pula berat badan anda, hal ini disebabkan karna hukum Gravitasi yang menyebabkan berat tersebut bisa berubah rubah, contoh saja ketika anda di jakarta akan mendapatkan berat badan sedikit lebih ringan dari pada di kota surabaya.

Kenapa bisa demikian ? 
Hukum Graviasi, karena Jakarta dan Surabaya memiliki ketinggian yang rata-rata berbeda-beda, yaitu Jakarta dengan 7 mdpl sedangkan Surabaya memiliki ketinggian rata-rata 5 mdpl.
Faktanya Gaya Tarik Gravitasi memiliki ketinggian yang berbeda-beda di setiap tempat.

Jika mengikuti Rumus gaya tarik gravitasi newton, Jarak dan Pusat Massa dalam kasus ketinggian kota tersebut memiliki peran sangat kondusif atau peran yang sangat penting dalam menentukan gaya tarik-menarik Grativasi pada sebuah Objek.

Rumus Gravitasi tersebut Adalah :
F = G(m1m2/r^2)
F = Gaya Tarik Grativasi
G = Konstanta gratiasi universal (6.67x10^-11)
m1 = massa benda 1
m2 = massa benda 2
r = jarak antara benda

Nah jika anda menghitung gaya tarikan gravitasi di permukaan pada bumi dengan pada ketinggian tertentu maka anda bisa menggunakan Rumus sebagai berikut :
F =6.67 x 10^-11(5.972x10^24/(6371000+ketinggian mdpl)^2))

Maka dari hitungan kita, Jakarta memiliki F Gravitasi (g) = 9.81395388, sementara surabaya memiliki F gravitasi (g) = 9.81396004
Berat memiliki rumus yaitu W=mg Maka benda yang memilikikg di jakarta akan memiliki berat 49.0697694 N, Sementara yang berada di surabaya akan memiliki berat 49.0698002, terpaut atau selisih 0.0000308 N.

Tambahan : hitungan rumusan diatas menggunakan radius bumi rata-rata dan ketinggian Jakarta/Surabaya rata-rata.

Maka anda bisa mencoba merumuskan di kota-kota tertentu yaa guys dengan rumusan diatas dari rata-rata ketinggian Bumi.